Kutim
Kutai Timur

Wabup Kutim Buka Kemah Kewaspadaan Dini 2025, Perkuat Ketahanan Pemuda dari Ancaman Radikalisme

Kutim – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Upacara Pembukaan Kemah Kewaspadaan Dini Tahun 2025 yang berlangsung di Lapangan Apel Mako Lanal Sangatta, Senin (15/12/2025) sore.

Kegiatan yang diikuti oleh 49 siswa-siswi SMA dan SMK se-Kabupaten Kutim tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, selaku Inspektur Upacara. Sementara Komandan Upacara dijabat oleh Lettu Laut (P) Hendrix.

Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Lanal Sangatta, Kepala Kesbangpol Kutim berserta jajaran, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Khoirul Arifin, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Ismaun serta stakeholder terkait lainnya.

Dalam amanatnya, Wabup Mahyunadi mengatakan Kemah Kewaspadaan Dini merupakan langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang cerdas, tangguh, dan berkarakter serta memiliki kepekaan terhadap berbagai ancaman bangsa.

“Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks seperti radikalisme, penyalahgunaan narkoba, konflik sosial, hoaks, hingga kejahatan siber, pemuda dituntut memiliki kewaspadaan sejak dini. Kewaspadaan ini bukan hanya tugas pemerintah dan aparat keamanan, tetapi juga seluruh elemen masyarakat,” ujar Mahyunadi.

Mahyunadi menegaskan melalui kegiatan kemah ini, para peserta dapat memperoleh pengetahuan, pengalaman, nilai kebersamaan, disiplin, serta menumbuhkan semangat cinta tanah air.

“Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat persatuan dan membentuk karakter pemuda yang mandiri, berintegritas, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua FKDM Kutim, Khoirul Arifin, menilai kegiatan Kemah Kewaspadaan Dini memiliki peran penting dalam memperkuat sistem deteksi dini di kalangan pemuda, khususnya dalam menghadapi Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG) di wilayah Kutim.

“Kami melihat masih adanya potensi masuknya paham radikalisme, intoleransi, serta penyebaran hoaks yang menyasar generasi muda melalui media sosial. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini perlu dilakukan secara berkesinambungan dan terstruktur,” ujar Khoirul Arifin.

Khoirul juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI/Polri, Kesbangpol, FKDM, FKUB, serta pihak sekolah guna memperkuat pembinaan dan pengawasan berkelanjutan pascakegiatan kemah.

Upacara Pembukaan Kemah Kewaspadaan Dini 2025 di Lapangan Apel Mako Lanal Sangatta, Senin (15/12/2025) sore.

“Kegiatan kemah ini tidak boleh berhenti hanya sampai di sini. Kita harapkan kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi pembentukan karakter generasi muda Kutim sebagai benteng awal dalam menjaga stabilitas dan persatuan daerah,” tutupnya. (fkdm/it/rc)

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *