Info FKDM Kutim, Sangatta – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi dampak fenomena El Nino yang berpotensi menyebabkan cuaca ekstrem, kekeringan panjang, hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Imbauan ini disampaikan menyusul meningkatnya suhu udara di sejumlah wilayah serta potensi berkurangnya curah hujan yang dapat berdampak terhadap ketersediaan air bersih, kesehatan masyarakat, dan sektor pertanian.
FKDM menilai peran aktif masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya bencana lingkungan selama musim kemarau berlangsung.
Ketua FKDM Kutai Timur, Khoirul Arifin, mengajak seluruh masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan.
“Fenomena El Nino ini harus menjadi perhatian bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, selalu menjaga lingkungan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat segera ditangani,” ujar Khoirul Arifin, Sabtu (09/05/2026).
Khoirul juga mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak menggunakan air bersih di tengah potensi kekeringan yang dapat terjadi selama musim kemarau panjang. Menurutnya, langkah penghematan air serta menjaga sumber air merupakan bentuk antisipasi yang perlu dilakukan sejak dini.

Selain ancaman karhutla, FKDM Kutim juga meminta masyarakat memperhatikan kondisi kesehatan, terutama bagi anak-anak dan lansia yang rentan terdampak cuaca panas ekstrem.
Warga diimbau mengurangi aktivitas di bawah terik matahari secara berlebihan dan memperbanyak konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi serta gangguan pernapasan seperti ISPA.
Khoirul Arifin menambahkan kesiapsiagaan menghadapi El Nino tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, perusahaan, relawan, dan seluruh elemen masyarakat.
“Kesadaran bersama menjadi kunci utama dalam menghadapi dampak El Nino. Dengan kerja sama semua pihak, kita berharap situasi di Kutai Timur tetap aman, kondusif, dan masyarakat terhindar dari dampak bencana,” tutupnya. (fkdm/tal/rc)












