Kutim
Kutai TimurPeristiwa

Karhutla Susulan di Sangatta Utara, FKDM Kutim Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Info FKDM Kutim, Sangatta Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Sabtu (12/9/2026). Kebakaran lahan dan semak belukar yang merupakan lanjutan dari kejadian sebelumnya kembali muncul dan meluas menuju area perkebunan aren di Jalan Pendidikan, Gang Mayana, RT 46, Desa Sangatta Utara.

Menyikapi kejadian tersebut, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Kutai Timur mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di tengah kondisi lahan dan semak belukar yang mudah terbakar.

Ketua FKDM Kutai Timur, Khoirul Arifin, meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api serta segera melaporkan apabila menemukan titik api di sekitar permukiman maupun lahan terbuka.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Jangan melakukan pembakaran lahan sembarangan, sekecil apa pun api tetap harus diantisipasi karena dapat menjalar ke area lainnya,” ujar Khoirul Arifin.

Kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 13.53 WITA. Lokasi berada di Jalan Pendidikan Gang Mayana RT 46 dengan titik koordinat 0,508526 N, 117.571465 E. Luasan lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 1 hektare.

Khoirul menilai pencegahan Karhutla tidak dapat hanya mengandalkan petugas pemadam. Peran masyarakat dalam mengawasi lingkungan dan memberikan informasi secara cepat menjadi bagian penting untuk mencegah kebakaran berkembang semakin luas.

“Kalau melihat asap atau titik api, segera laporkan kepada petugas. Kecepatan informasi sangat penting supaya penanganan bisa dilakukan sebelum api semakin besar,” tegasnya.

Dalam penanganan kebakaran, puluhan personel gabungan dari Polres Kutim, Polsek Sangatta Utara, Brimob, TNI, BPBD, Satpol PP, Tagana, Tim MPA, Pramuka serta unsur masyarakat dikerahkan.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.25 WITA. Meski demikian, petugas pemadaman masih bersiaga di Posko Kecamatan Sangatta Utara untuk mengantisipasi munculnya titik api susulan.

FKDM Kutim mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan menjadikan pencegahan sebagai langkah utama dalam menghadapi ancaman Karhutla. (fkdm/pj/rc)

What's your reaction?

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *