BeritaEdukasiKalimantan TimurKutai TimurNasional

FKDM Kutim Apresiasi Jumat Bersih dan Sosialisasi Siskamling di Teluk Lingga, Perkuat Budaya Gotong Royong

INFO FKDM KUTIM – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Kutai Timur mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Jumat Bersih (KJB) yang dirangkaikan dengan sosialisasi Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di Gang Merpati, RT 23, RT 26, dan RT 49, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kecamatan Sangatta Utara bersama Kelurahan Teluk Lingga dan Polsek Sangatta Utara tersebut melibatkan unsur pemerintah, TNI-Polri, PKK, perangkat kelurahan, ketua RT, hingga masyarakat setempat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kutim Ir. Hj. Siti Robiah, Camat Sangatta Utara Hj. Hasdiah Dohi, Pj. Lurah Teluk Lingga Ningsih Media Saputri, Ps. Kanit Binmas Polsek Sangatta Utara Aiptu Safarudin Nor, serta jajaran pemerintah dan warga.

Warga bersama seluruh peserta bergotong royong membersihkan jalan lingkungan, parit di sepanjang jalan, serta memangkas pohon yang mengganggu jaringan listrik PLN. Setelah kerja bakti selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) kepada masyarakat.

Ketua FKDM Kutim Khoirul Arifin menyampaikan kegiatan seperti ini memiliki manfaat yang besar, tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi gangguan keamanan.

“Budaya gotong royong harus terus dijaga sebagai kekuatan masyarakat. Lingkungan yang bersih akan menciptakan masyarakat yang sehat, sementara melalui Siskamling masyarakat dapat lebih peduli terhadap keamanan lingkungan dan mampu mendeteksi potensi gangguan sejak dini,” ujar Khoirul Arifin.

Khoirul juga mengajak seluruh warga agar terus aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan serta menghidupkan kembali ronda malam dan komunikasi antarwarga sebagai langkah pencegahan terhadap tindak kriminalitas maupun gangguan ketertiban.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, tokoh masyarakat, dan warga menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, bersih, serta kondusif.

“Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin di seluruh wilayah sebagai upaya memperkuat ketahanan masyarakat dari tingkat lingkungan,” pungkasnya. (FKDM/ydy/it)

What's your reaction?

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *